Tampilkan postingan dengan label Tips and Tricks. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips and Tricks. Tampilkan semua postingan

Get 67% Off Hosting and a Domain Name by Using LifeHacker Promo Code

DreamHost Lifehacker promo code

Goodnews for web developer or website geek. For now we can get Get 67% Off Hosting and a Domain Name by Using LifeHacker Promo Code.

DreamHost is offering Lifehacker readers a year of web hosting and a domain name for just $2.95 a month, 67% off the regular price. Build the site you've always dreamed of from the ground up and get all the key features you need to keep it running efficiently, all for only $35 annually. Use promo code lifehacker295. Offer valid for new customers only.

With DreamHost you will get anyfeatures like:
  1. Unlimited disk storage, bandwidth, domain hosting, email accounts, MySQL databases, and FTP/Shell Users.
  2. 1-click WordPress installation.
  3. Support for a variety of languages including Perl, Python, PHP5, Ruby on Rails.
  4. A 100% uptime guarantee.
  5. Easy Google Analytics integration.
  6. 24/7 email and chat support as well as community discussion forums.

Cara Menghilangkan Powered by PrestaShop


Dalam membangun sebuah toko online mungkin embel-embel nama atau perusahaan software yang digunakan dapat membuat mindset pengunjung bahwa website tidak professional. Hal ini juga dapat menjadi informasi hacker untuk mencoba menyerang situs. Karena versi tertentu dari software kemungkinan memiliki bug atau celah keamanan yang dapat dieksploitasi.

Lalu bagaimana menyembunyikan teks Powered by PrestaShop di footer toko online PrestaShop? Untuk menyembunyikannya lakukan langkah berikut.

Login sebagai admin Prestashop. Pilih menu Modul, lalu klik Blok CMS.


Gulung ke bawah klik tanda panah pada modul Blok CMS lalu pilih Konfigurasi.


Hapus centang pada Display "Powered by PrestaShop" lalu Simpan.


Buka website toko online, maka Powered by PrestaShop akan hilang di Footer.







Cara Reset Password Admin Toko Online Prestashop Melalui PHPMyAdmin

Mempunyai banyak akun segala produk digital terkadang membuat kebingungan memilih password yang mudah diingat tapi sulit diketahui orang lain.

Tidak jarang atau bahkan sering melupakan password akun tertentu yang mengharuskan mereset ulang via email. Tapi bagaimana hal nya jika password email pun lupa. Mendaftar akun baru mungkin menjadi solusi cepat namun itu tidak menyelesaikan masalah.

Jika hanya akun pengguna mungkin tidak terlalu menjadi masalah besar. Tentu menjadi masalah besar jika contohnya melupakan password admin toko online prestashop.

Tidak perlu risau jika Anda masih ingat username dan password akun ftp atau cpanel maka Anda akan selamat dengan mengikuti langkah-langkah berikut.

Masuklah ke direktori /config didalam instalasi prestashop. Lalu buka file setting.inc.php

Cara Reset Password Admin Toko Online Prestashop Melalui PHPMyAdmin


Salin kode _COOKIE_KEY_ seperti kode yang diblok pada gambar berikut.

Cara Reset Password Admin Toko Online Prestashop Melalui PHPMyAdmin

Masuk ke PHPMyAdmin di CPanel.

Cara Reset Password Admin Toko Online Prestashop Melalui PHPMyAdmin

Pilih dan masuk ke tabel (prefix)employee. Klik Edit pada akun yang akan direset password.

Cara Reset Password Admin Toko Online Prestashop Melalui PHPMyAdmin

Pada baris kolom passwd pilih MD5 dan isikan dengan kombinasi _COOKIE_KEY_ dan password baru tanpa spasi seperti pada contoh gambar.

Cara Reset Password Admin Toko Online Prestashop Melalui PHPMyAdmin

Setelah itu klik Go untuk menyimpa perubahan.

Cara Reset Password Admin Toko Online Prestashop Melalui PHPMyAdmin


Coba login kembali dengan password baru yang telah dibuat tadi.

Cara Login Bagi yang Tidak Bisa Login Admin Toko Online Prestashop

Diakhir tahun ini saya mendapat proyek untuk membantu membuat sebuah toko online kue dari teman SMP dengan menggunakan CMS Prestashop. Tanggal 25 Desember lalu kami bertemu untuk mengajarinya dan memberikan referensi. Sampai saat itu website toko online berjalan normal.



Kemarin saya coba mengcostumize tampilan dengan mengganti logo. Namun setelah cookie habis dan harus login kembali, masalah terjadi. Saya merasa yakin akun yang digunakan memang benar setelah membongkar phpmyadmin. Sampai akhirnya saya hapus dan install lagi dengan fasilitas softaculous.

Hal itu pun tidak memberikan penyelesaian. Saya pun browsing google. Akhirnya menemukan sebuah blog yang mengharuskan clear data dan cache di browser. Disayangkan, itu tidak bekerja.

Pada akhirnya saya menemukan yang benar-benar bekerja di prestashop.com/forum. Akar permasalahannya terjadi karena provider internet broadband saya menggunakan sistem IP dinamis sehingga oleh prestashop dianggap berpotensi sebagai spam. Maka dari itu sebaiknya menonaktifkan fasilitas pengecek kuki ip address. Berikut tutorialnya.

Jika masih bisa login di tempat lain, masuk ke menu Administration >> Preferences.


Posisikan kolom Check the cookie's IP address dengan pilihan NO.

Jika tidak bisa, buka PHPMyAdmin lalu masuk ke database prestashop yang digunakan.


Setelah itu masuk ke tabel (prefix)_configuration. Cari PS_COOKIE_CHECKIP di kolom name dan isikan 0 pada kolom value seperti gambar berikut.



Coba login kembali, insyaAllah berhasil masuk ke backend.

Tip Membuat functions.php di Tema Wordpress

Ilustrasi
Gambar: totallysales.com
Selamat pagi. Sebelum berangkat kerja saya sempatkan menulis blog dan koding tema Wordpress sebentar.

Sudah lebih dari satu minggu ini saya sedang mengerjakan pembuatan website SKPD Sekretariat Daerah Kabupaten Lebak dengan CMS Wodpress. Namun saya menemukan masalah pada ajax di laman manajemen widget, tambah kategori dan penambahan kategori di pembuatan artikel.

Pertama, pada laman manajemen widget pada fitur drag and drop tidak bisa meng-expand widget yang ditambahkan jika belum di simpan. Kedua pada laman penambahan kategori, saat penambahan kategori kolom tidak langsung kosong. Dan masalah pada penambahan kategori dalam pembuatan artikel.

Setelah di oprek semalam sampai pagi tadi, ternyata masalahnya ada pada tag penutup php yaitu "?>". Saya menggunakan tag penutup untuk keamanan dengan kode sebagai berikut.
if(!defined('ABSPATH'))
{
exit;
}
?>
// kode disini
Awalnya saya hilangkan tag penutup di functions.php dan tidak menyertakan file tambahan dengan require(). Dan error tersebut fix hilang, tapi melihat tema lain yang bisa menggunakan require() tanpa error saya pun panasaran dan saya coba hilangkan lagi tag penutup php di berkas tambahan untuk functions.php. Alhamdulillah semua dapat bekerja dengan baik.

Jadi tipnya jangan menyertakan tag penutup php pada berkas functions.php dan berkas sertaannya.