Misteri Album ke 7 One Ok Rock - XXXV

Misteri Album ke 7 One Ok Rock - XXXV
Halaman awal http://www.oneokrock.com

Menilik rencana peluncuran album ke 7 One Ok Rock yang berjudul XXXV (35) pada 11 Februari mendatang menuai banyak misteri. Band yang sudah memiliki fans diberbagai belahan dunia ini seakan memberikan teka-teki dibalik pemilihan judul XXXV untuk album musik terbarunya.

Tidak lama kemudian situs e-Shop ASMART merilis teaser pertama yang memberikan detail album terbaru berupa cover artwork yang didominasi warna merah dengan angka romawi XXX (30) di atas dan V (5) di bawah berlatar hitam. Kedua angka itu dicoret dengan 3 garis merah horizontal di bagian XXX dan lima garis merah vertikal dibagian V.

Misteri Artwork Album ke 7 One Ok Rock - XXXV
Artwork sampul album ke 7 One Ok Rock - XXXV

Walau terlihat simple, banyak yang menilai cover album kali ini memiliki kode yang memiliki makna yang dalam. Ada spekulasi ini mengisyaratkan 10 tahun berkaryanya One Ok Rock. Namun pertanyaanya bagaimana bisa 35 mewakili 10? Inilah yang menjadi misteri.

Sebagian fans beranggapan bahwa 35 merupakan penjumlahan dari angka-angka yang jika diucapkan memiliki bunyi mirip bahasa Inggris. Angka tersebut adalah 1+0+9+6+9+10=35 (baca: One, O, Kyuu, Roku, Kyuu, 10) jadi seperti One Ok Rock 10. Angka 10 memiliki arti 10 tahun umur band yang lagunya menjadi theme song Rurouni Kenshin,  Mighty Long Fall.

Kode XXXV juga terlihat pada tato tangan kiri sang vokalis Taka Morita, namun sedikit berbeda dengan ada tambahan garis strip yang memisahkan XX dan VV yang jika dilatinkan akan membentuk 2015, ya tahun dimana perilisan album XXXV.

Tato XX-XV pada lengan Taka Morita
Tato XX-XV pada lengan Taka Morita

Melihat perilisan sebelumnya, kemungkinan album ini akan dirilis dalam dua seri, Limited dan Reguler. Dalam seri Limited diberitakan akan menyertakan Video Dokumentasi FOOL COOL ROCK dan Studio Accoustic Session.

Belajar Bahasa Jepang Bagian 5 - Kata Tunjuk Tempat Kochira, Sochira, dan Achira serta Dochira

Kata Tunjuk Tempat Kochira, Sochira, dan Achira serta Dochira

Tata Bahasa

Selain sebagai kata tunjuk tempat, kochira, sochira dan achira dapat digunakan sebagai kata tunjuk arah, atau bisa juga dipergunakan sebagai kata tunjuk sopan dari koko, soko dan asoko pada pelajaran sebelumnya. Contoh:
  1. Otosan no heya achira desu. (Kamar ayah berada di sana.)
  2. Ginkou wa kochira desu? (Bank di sebelah sini.)

Jika ingin menanyakan “ke mana?” gunakan dochira. Berikut contohnya dalam kalimat.

A : Jimushitsu wa dochira desu ka? (Ruang kantor ada di sebelah mana?)
B : Jimushitsu wa achira desu. (Ruang kantor di sebelah sana.)

Kosa Kata:

  1. Heya (Kamar)
  2. Ginkou (Bank)
  3. Koujou (Pabrik)
  4. Kouen (Taman)
  5. Niwa (Halaman)
  6. Byouin (Rumah Sakit)
  7. Daigaku (Universitas / Kampus)
  8. Jimusho (Perkantoran)
  9. Jimushitsu (Ruang kantor)
  10. Toshokan (Perpustakaan)

Latihan:

  1. Kouen wa dochira desu ka?
  2. Okasan wa kochira desu.
  3. Achira wa Koujou desu ka?
  4. Kampud di sebelah sana.
  5. Dimanakah rumah sakit?

Belajar Bahasa Jepang Bagian 4 - Kata Tunjuk Tempat Koko, Soko, dan Asoko serta Doko

Kata Tunjuk Tempat Koko, Soko, dan Asoko serta Doko

Tata Bahasa

Koko, soko dan asoko dalam Bahasa Jepang digunakan sebagai kata tunjuk tempat atau letak sebuah benda. Penggunaannya sama seperti kata tunjuk benda kore, sore dan are pada pelajaran sebelumnya. Contoh:
  1. Otosan no heya asoko desu. (Kamar ayah berada di sana.)
  2. Soko wa ginkou desu ka? (apakah di situ bank?)

Jika ingin menanyakan di mana? gunakan doko. Berikut contohnya dalam kalimat.

A : Jimushitsu wa doko desu ka? (Ruang kantor ada di mana?)
B : Jimushitsu wa koko desu. (Ruang kantor ada disini.)

Kosa Kata:

  1. Heya (Kamar)
  2. Ginkou (Bank)
  3. Koujou (Pabrik)
  4. Kouen (Taman)
  5. Niwa (Halaman)
  6. Byouin (Rumah Sakit)
  7. Daigaku (Universitas / Kampus)
  8. Jimusho (Perkantoran)
  9. Jimushitsu (Ruang kantor)
  10. Toshokan (Perpustakaan)

Latihan:

  1. Disana bukan rumah sakit.
  2. Asoko Achmad Hadi Kurnia heya ja arimasen ka?
  3. Dimana rumah sakit?
  4. Anata no gakoou wa doko desu ka?
  5. Okasan wa asiji desu ka?

Ayah Minamoto Shizuka ternyata adalah Direktur Utama Pertamina Dwi Soetjipto

Ayah Minamoto Shizuka ternyata adalah Direktur Utama Pertamina Dwi Soetjipto
Pantas saja Nobita ngebet nikah sama Shizuka di Movie Doraemon - Stand by Me, dilansir Facebook Fan Page Doraemon Hari Ini.

Kabar Gembira Album ke-7 One Ok Rock Meluncur pada 11 February 2015

Album One Ok Rock Meluncur pada 11 February 2015
Pengumuman di situs resmi One Ok Rock

Band rock asal negeri Jepang, One Ok Rock tidak lama lagi akan merilis album ke-7 pada 11 February 2015, Berita ini terpampang jepas di situs resmi band yang beralamatkan www.oneokrock.com.

Album yang berjudul 35XXXV menjadi misteri sendiri karena tidak adanya informasi lebih mengenai arti 35XXXV dan lagu-lagu sebab Taka dkk masih menjalankan tur dunia.

Cover Album ke-7 One Ok Rock XXXV
Cover Album atau Artwork Album XXV

One Ok Rock pada akhir tahun 2014 dijadwalkan akan mengadakan konser diseluruh Amerika dan Eropa. Setelah mengisi sountrack film Rurouni Kenshin dengan lagu berjudul Mighty Long Fall akan menyiapkan film dokumenter bertajuk Fool Rock Cool! One Ok Rock Documentary Film,

Film dokumenter ini berisi dokumentasi rangkaian konser One Ok Rock di sejumlah negara Eropa dan Asia termasuk konser di Indonesia beberapa bulan lalu.